SIAPA MENULIS APA.........................

cepy's posts with tag: gender

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
Siapa bilang kesadaran gender ditentukan oleh tingkat pendidikan dan tingkat ekonomi? Kenyataannya justru menunjukkan kondisi sebaliknya.
Lihat saja perempuan-perempuan/Ibu-ibu di pemukiman marjinal. Suatu hari, saat sedang berada di sebuah pemukiman kumuh sepanjang rel kereta api kertapati, ada sebuah kenyataan bahwa perempuan kelas bawah ternyata lebih sadar gender daripada perempuan kelas atas.

"Kalau dipukul, saya pukul balik! Emang laki cuma dia," kalimat itu berasal dari seorang perempuan disana ketika mengungkapkan bahwa dirinya pernah menerima kekerasan dari suaminya. Selain itu pembagian kerja yang egaliter antara perempuan dan laki-laki di kelas bawah secara otomatis juga menciptakan pola hubungan gender yang egaliter.

Perempuan kelas bawah tidak cenderung tergantung pada laki-laki. Kehidupan keras mereka justru membuat mereka kuat. Hal ini berbeda dengan realitas yang ditemukannya di kalangan atas. Perempuan kalangan atas sangat bergantung pada suaminya.

Ketika menerima kekerasan dari suaminya, sampai babak belur pun, perempuan yang notabene berpendidikan tinggi lebih memilih diam daripada melawan. Berbagai pertimbangan pun dijadikan dalih. Keutuhan rumah tangga, karir suami, menjaga kehormatan keluarga, atau demi anak-anak, merupakan hal klise yang dijadikan alasan bagi perempuan kelas atas untuk tetap diam.

Meski berpendidikan tinggi dan sering keluar negeri, mereka pun tidak serta-merta sadar gender.

Fakta yang lain, ketika krisis moneter melanda Indonesia, mahasiswa-mahasiswa dari kalangan bawah justru lebih survive untuk tetap kuliah daripada mahasiswa kalangan menengah ke atas.

Bagaimana bisa? awalnya kita heran akan hal itu. Tapi, setelah diselidiki, ternyata peran ibulah yang dominan menopang biaya perkuliahan mereka. Tak canggung, ibu-ibu dari kalangan bawah bekerja sebagai buruh cuci atau melakukan pekerjaan lain demi kelangsungan pendidikan anak-anaknya.

Fenomena tersebut, menunjukkan bahwa gerakan feminis bukan gerakan elitis. Untuk itulah, strategi yang pas untuk memperjuangkan hak-hak perempuan sebaiknya merupakan gerakan yang masif yang melibatkan banyak perempuan lintas kelas.

Gerakan masif yang disertai proses penyadaran terhadap perempuan lebih efektif daripada membuang energi lewat jalur parlemen untuk melobi para anggota dewan.



© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help