SIAPA MENULIS APA.........................

cepy's posts with tag: fundamentalis

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
Blog Entry[KAJIAN] Fundamentalisme dan Neoliberalisme Sep 25, '06 2:11 PM
for everyone
Fundamentalisme dan neoliberalisme adalah dua kata yang berbeda. Keduanya bisa bertentangan dan bisa saling bertemanan. Secara umum, fundamentalisme berarti gerakan sosial-politik yang ingin mengembalikan suatu kondisi kepada nilai-nilai yang asasi, yang fundamental.

Kendati istilah itu bisa dikenakan kepada gerakan apa saja, ia lebih sering disematkan kepada gerakan keagamaan. Dari sini kita mengenal istilah "fundamentalisme Kristen," "fundamentalisme Hindu," dan "fundamentalisme Islam."

Sementara itu, neoliberalisme adalah sebuah fenomena sosial-politik yang biasanya dialamatkan kepada sekelompok penguasa dan intelektual di Barat yang mendukung serta ingin menghidupakan kembali gagasan-gagasan liberalisme klasik. Neoliberalisme adalah kata lain dari "liberalisme baru." Neoliberalisme kerap dianggap sebagai pendukung pasar bebas, ekspansi modal, dan globalisasi.

Saya tidak tahu kapan mulanya dua istilah itu disandingkan dan didiskusikan secara bersamaan. Tapi, akhir-akhir ini banyak sekali pembicaraan tentang dua konsep itu. Umumnya, pembicaraan mengarah kepada satu penilaian, yakni bahwa fundamentalisme dan neoliberlisme merupakan ancaman bagi kehidupan manusia. Secara simplistik, ancaman itu diteriakkan dengan menciptakan slogan seperti "fundamentalisme agama dan fundamentalisme pasar."

Sebenarnya, meletakkan fundamentalisme dan neoliberalisme dalam satu keranjang tidaklah terlalu tepat. Seperti dikatakan di atas, dua istilah itu bisa saling bertentangan dan bisa juga saling bertemanan. Di Amerika, fundamentalisme Kristen dapat berkolaborasi dengan rezim neoliberalisme pimpinan George Walker Bush. Kelompok-kelompok fundamentalis Kristen seperti Moral Majority dan Evangelistic Association merupakan pendukung setia Presiden Bush.

Namun di negara-negara berkembang, fundamentalisme, baik Kristen maupun lainnya, cenderung bersikap kritis terhadap neoliberalisme. Gerakan keagamaan di Amerika Latin, yang biasa dikenal dengan sebutan "Teologi Pembebasan", adalah kelompok yang paling rajin mengecam neoliberalisme.

Karena itu, orang sering mengatakan bahwa kritik-kritik dan kecaman terhadap liberalisme baru atau neoliberalisme sesungguhnya datang dari sisa-sisa semangat Marxisme, baik yang hidup dalam gerakan-gerakan sosial kiri maupun gerakan-gerakan keagamaan.

Perlu dicatat, ketika Marxisme dan pemikiran sosialis masih berjaya (sekitar 1960-an), kaum agamawan adalah salah satu kelompok yang paling bersemangat mendukung gagasan sosialisme.

Dari sundut pandang itu, pertentangan agama/fundamentalisme dengan neoliberalisme merupakan rejuvenasi dari pertentangan klasik antara Liberalisme dengan Marxisme. Kendati Marxisme semakin tidak populer pascaruntuhnya Uni Soviet, semangatnya masih terus tumbuh dalam kelompok-kelompok keagamaan dan kelompok-kelompok sosial berhaluan "kiri."

Bagi kelompok-kelompok fundamentalisme agama (Islam khususnya), anti-neoliberalisme bisa juga dijadikan argumen dan semangat baru untuk menghidupkan gagasan "ekonomi syariah." Sementara bagi kelompok-kelompok kiri, ini adalah momentum untuk menghidupkan sisa-sisa Marxisme yang semakin dilupakan orang.

Karena itu, sungguh tepat apa yang dikatakan David Horowitz bahwa kaum fundamentalis dan kelompok kiri bisa saja saling bersatu dalam sebuah "persekongkolan yang kotor" (unholy alliance).



© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help