cepy's posts with tag: fresh brain
What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
Tes perubahan model bahasa penuturan; new for the old blogs =sedikit retas sederhana dari benak rumit=
Karir? belajar dari negeri lain :
- fenomena
"the other half" kabarnya pernah terjadi di barat sono.waktu itu,
pemerintahnya mengabaikan keberadaan separuh rakyatnya yang tidak
menyandang gelar kesarjanaan, tidak memperhitungkan mereka dalam
lapangan kerja
- fenomena "the great depression" kabarnya
pernah terjadi juga disana, jauh di tahun 40-an. fenomena ini bikin
sebagian besar angkatan mudanya keluar dari sekolah dan memasuki
lapangan kerja, sementara yang perempuannya mengurus rumah.. tapi
tetep.. drop out of school..
ampuun.. itu lho, kedua fenomena itu terjadi di negara yang sekarang angkuh betul, yang
menyiksa saudara-saudara kita di penjara abu ghuraid dengan tanpa
sedebu pun rasa kemanusiaan (namanya menyiksa, mana ada kemanusiaannya
ya, ada juga kesetanan kali)
hiii.. serrremm.. kira-kira, mungkin terjadi di negeri kita gak ya, fenomena seperti itu?
well,
untungnya, di negeri kita masih banyak lapangan kerja terbuka yang bisa
dirambah dengan berbagai cara. wirausaha adalah salah satu pilihan.
malah mungkin jadi pilihan terbesar di masyarakat kita.
mengapa mengupas masalah ini? jujur,
lagi pusing. sepertinya selalu tekanan yang ada di masyarakat bisa
membuat yang berwenang sadar bahwa negeri ini sungguh tengah terpuruk.
dan menambah beban di pundak masyarakat sepertinya bukan jadi bagian
dari solusi... belum lagi, perhitungan kompensasi dari sejumlah
kebijakan yang diambil bisa jadi hanya kekosongan kebijakan belaka.. jadi.. siap-siap makin terpuruk? enggak.. siap-siap makin berhasil doong..
negeri kita rada ajaib juga ini, mungkin
karena banyaknya bekal yang dikasih sama sumber daya alamnya, atau
entah karena resilience rakyatnya yang segitu bermental pejuang
bersyaraf kawat baja bertulang besi, bisaaa aja negeri ini bangkit lagi
dan lagi dari terpuruknya.
coba kita lihat ke belakang. baru
di tahun 97-an kan, terjadi resesi ekonomi segitu hebat yang bikin
nilai rupiah drop dari dua ribu-an sampe ke nilai sembilan belas
ribu-an. kecanggihan strategi Prof.DR. Habibie yang bikin nilai rupiah
jadi stabil di angka sembilan ribuan saja hanya dalam waktu kurang dari
setahun. wah, ada lagi gak ya, di kabinet negeri kita sekarang, yang bisa bikin keajaiban model begitu? ayoo, mengukur, menghitung, menganalisa dan mengira..
terus, pada periode yang sama, konflik horizontal meletus di beberapa wilayah negeri kita dan
berhasil diredam, walau kemudian letup-letup kecil masih juga terjadi.
keajaiban dalam hal ini adalah : pelakunya yang tidak tertangkap!!! nah
lo, nah loo.. padahal otak yang sama bisa aja bikin ancur negeri hijau
biru ini jadi merah hitam darah keji.. hiii.. jangan sampe.. jangan
sampe..
lalu, beberapa kepemimpinan negara diganti dengan
kekuasaan rakyat, yah... ngaku ajah, pernah jadi salah satu diantara
ribuan pendemo jugah.. semua karena keresahan rakyat karena negerinya
gak kunjung jadi baik, ataww.. memang kesalahan sang pemimpin itu
sendiri, yang keterlaluan (ups.. ada yang ngerasa?)
lalu..
sejumlah efek dari resesi ekonomi yang bikin negara jadi super rese
naekin harga-harga kebutuhan pokok sehari-hari sampe ke limit yang
bikin jumlah rakyat miskin nambah sekian persen.. hiii.. serrem lagi.. sebagai rakyat kecil, beneran keberatan banget ini..
dan,
dengan segitu banyak peristiwa, rakyat negeri kita yang super tabah ini
dengan sukses nan jaya berhasil menyelenggarakan pemilu super
demokratis. hebat yah. sumpah deh, indonesia tahan banting bangett..
kenapa
bisa gitu ya? padahal belum lama lepas dari kekuasaan 32 tahun
pemerintahan super kaku, tapi bisa dengan begitu dinamisnya bergerak
dengan matang dan membentuk format baru pemerintahan yang super keren.. horee.. yah, walau ada tapi-nya sih, tapi tetep ajah, bersyukur itu nomor satuu..
sekarang, kira-kira negeri ini bakal melangkah kemana ya? sumpah
deh, kaget banget lihat kerusuhan di de pe er - em pe er.. perasaan,
anak-anak es de dan te ka yang kuhadapi hampir tiap hari bisa lebih
bijak dan demokratis.. kok.. bisa-bisanya ya, mereka? paham sih, bahwa issue nya sangat sensitif, dan debat itu emang jadi masalah..
tapi, ratusan pemimpin kita disana itu, apa tidak bisa lebih bijak bertutur dan bersikap kah? hati-hati lho bu, pak, perilaku bapak/ibu disana bisa bikin "culture shift" mengalir ke arah yang menyesatkan.. pak/bu
semua adalah model dalam berperilaku dan bertutur, yang akan membentuk
keseluruhan jati diri bangsa ini saat ini, dan ke depan. paling tidak
selama keberadaan bapak/ibu disana. bayangkan bila kekasaran dan ketidakbagusan bertutur itu, ditiru?
semoga
kalangan pendidik dan masyarakat umum masih bisa melindungi generasi
muda dan kecil, dari pemasyarakatan model perilaku yang sungguh tidak
bagus itu pak/bu.. karena, bila tidak, bapak dan ibu dengan perilaku
dan tutur yang tidak bagus itu dalam beberapa detik saja bisa
menghancurkan bangunan kepribadian dan kekokohan didikan yang dibangun
selama bertahun-tahun oleh para pendidik dan masyarakat umum.. sama
parahnya seperti meluncurnya beberapa film remaja yang tidak bagus yang
untungnya berhasil ditarik dari peredaran tahun kemarin. tak ayal lagi, tanda tanya besar mungkin tengah menggantung di atas kepala kami rakyat kecil negeri ini, ada apa dengan anggota legislatif?
masalah, masalah dan masalah, selalu pasti ada. remaja, dan penyimak tulisan ini lainnya, mungkin saat ini kita bisa bersama merenung, lalu
mulai melangkah, walau sendiri, dengan rumusan arah yang matang, untuk
memperbaiki minimal diri kita sendiri, dari titik yang bisa kita mulai
dengan mudah.
semua yang kita lakukan tak kan berarti, bila kita tak memberinya makna. semua yang bermakna tak kan bisa berguna, bila hanya dalam rumusan kata. satu kata : ayo, bekerja. lakukan apa yang kita bisa. dan jangan pedulikan siapapun.. kebaikan itu adalah hak setiap orang. dan berbuat baik adalah juga hak anda, saya dan siapapun. kejujuran, kebaikan, kemajuan, adalah sekian hal yang harus terjadi setiap hari. yuk, ikhwatifillah, kita mulai untuk bisa berbuat sesuatu.. sekarang, dan saat ini.
| |