SIAPA MENULIS APA.........................

cepy's posts with tag: cinta

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
Blog Entry Deklarasi Cinta Nov 12, '06 2:08 PM
for everyone

Cinta memiliki 2 mata pedang. Satu sisinya adalah rahmat dengan jaminan kesempurnaan agama dan disisi lainnya adalah gerbang fitnah dan kehidupan yg sengsara. Karenanya jatuh cinta membutuhkan kesiapan dan persiapan. Bagi setiap aktivis dakwah, bertanyalah dahulu kepada diri sendiri, sudah siapkah jatuh cinta???jangan sampai kita lupa, bahwa segala sesuatu yang melingkupi diri kita, perkataan, perbuatan, maupun perasaan adalah bagian dari deklarasi nilai diri sebagai generasi dakwah. Sehingga umat selalu mendapatkan satu hal dari apapun pentas kehidupan kita, yaitu kemuliaan Islam dan kemuliaan kita karena memuliakan Islam.


Sekarang adalah saat yang tepat bagi kita untuk mendeklarasikan cinta diatas koridor yang bersih. Jika proses dan seruan dakwah senantiasa mengusung pembenahan kepribadiaan manusia, maka layaklah kita tempatkan tema cinta dalam tempat utama. Kita sadari kerusakan prilaku generasi hari ini, sebagian besar dilandasi oleh salah tafsir tentang cinta. Terlalu banyak penyimpangan terjadi, karena cinta didewakan dan dijadikan kewajaran melakukan pelanggaran. Dan tema tayangan pun mendeklarasikan cinta yang dangkal. Hanya ada cinta untuk sebuah persaingan, sengketa. Sementara cinta untuk sebuah kemuliaan, kerja keras dan pengorbanan, serta jembatan jalan kesurga dan kemuliaan Allah, tidak pernah mendapat tempat disana.

Sudah cukup banyak pentas kejujuran kita lakukan. Sudah terbilang jumlah pengakuan keutamaan kita, sebuah dakwah yang kita gagas, Sudah banyak potret keluarga yg baru dalam masyarakat yg kita tampilkan. Namun berapa banyak deklarasi cinta yang sudah kita nyatakan. Cinta masih menjadi topik ‘asing’ dalam dakwah kita. Wajah, warna, ekspresi dan nuansa cinta kita masih terkesan ‘misteri. Pertanyaan sederhana, “Gimana sih, kok kamu bisa nikah sama dia, Emang kamu cinta sama dia?”, dapat kita jadikan indikator miskinnya kita mengkampanyekan cinta suci dalam dakwah ini.

Pernyataan ‘Nikah dulu baru pacaran’ masih menjadi jargon yang menyimpan pertanyaan misteri, “Bagaimana caranya, emang bisa?”. Sangat sulit bagi masyarakat kita untuk mencerna dan memahami logika jargon tersebut. Terutama karena konsumsi informasi media tayangan, bacaan, diskusi dan interaksi umum, sama sekali bertolak belakang dengan jargon tersebut.

Inilah salah satu alasan penting dan mendesak untuk mengkampanyekan cinta dengan wujud yang baru. Cinta yang lahir sebagai bagian dari penyempurnaan status hamba. Cinta yang diberkahi karena taat kepada sang Penguasa. Cinta yang diberkahi karena taat pada sang penguasa. Cinta yang menjaga diri dari penyimpangan, penyelewengan dan perbuatan ingkar terhadap nikmat Allah yang banyak. Cinta yang berorientasi bukan sekedar jalan berdua, makan, nonton dan seabrek romantika yang berdiri diatas pengkhianatan terhadap nikmat, rezki, dan amanah yang Allah berikan kepada kita.

Kita ingin lebih dalam menjabarkan kepada masyarakan tentang cinta ini. Sehingga masyarakat tidak hanya mendapatkan hasil akhir keluarga dakwah. Biarkan mereka paham tentang perasaan seorang ikhwan terhadap akhwat, tentang perhatian seorang akhwat pada ikhwan, tentang cinta ikhwan-akhwat, tentang romantika ikhwan-akhwat dan tentang landasan kemana cinta itu bermuara. Inilah agenda topik yang harus lebih banyak dibuka dan dibentangkan. Dikenalkan kepada masyarakat berikut mekanisme yang menyertainya. Paling tidak gambaran besar yang menyeluruh dapat dinikmati oleh masyarakat, sehingga mereka bisa mengerti bagaimana proses panjang yang menghasilkan potret keluarga dakwah hari ini.


Blog EntryKetika Ikhwah Jatuh CintaOct 30, '06 12:55 PM
for everyone

Setiap kita yang mengaku putra-putri Islam, setiap kita yg berjanji dalam kafilah dakwah, setiap kita yang mengikrarkan Allahu Ghoyatuna, maka jatuh cinta dipandang sebagai jalan jihad yang menghantarkan diri kepada cita-cita tertinggi, syahid fi sabililah. Inilah perasaan yang istimewa. Perasaan yang menempatkan kita satu tahap lebih maju. Dengan perasaan ini, kita mengambil jaminan kemuliaan yang ditetapkan Rosullulah. Dengan perasaan ini kita memperluas ruang dakwah kita. Dengan perasaan ini kita naik marhalah dalam dakwah dan pembinaan.

Betapa Allah sangat memuliakan perasaan cinta orang-orang beriman ini. Dengan cinta itu mereka berpadu dalam dakwah. Dengan cinta itu mereka saling tolong menolong dalam kebaikan, dengan cinta itu juga mereka menghiasi Bumi dan kehidupan di atasnya. Dengan itu semua Allah berkahi nikmat itu dengan lahirnya anak-anak shaleh yang memberatkan Bumi dengan kalimat Laa Illaha Ilallah. Inilah potret cinta yang sakinah, mawaddh, warahmah.
jadi…sudah berani jatuh cinta…??
wallahu’alam


*bagiyangsedangmencaricinta,bagiyangsedangjatuhcinta,bagiyanglukaolehcinta*


Blog EntryCinta Dan SalamOct 17, '06 10:06 AM
for everyone

Islam adalah agama rahmatan lil 'alamin, mengajarkan cinta dan kasih sayang bagi seluruh alam. Islam bisa berkembang dan diterima tak lain karena ajarannya yang bijak, santun, dan penuh cinta. Manusia diciptakan berlainan jenis kelamin, bersuku-suku, dan berbangsa-bangsa, agar mereka saling mengenal, membina cinta dan kasih sayang. ''Hai manusia, sesungguhnya kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikanmu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling mengenal.'' (QS Al-Hujurat: 13).

Cinta dan kasih sayang merupakan entitas penting yang diyakini mampu mewujudkan kedamaian di muka bumi. Karenanya, Allah SWT membekali manusia dengan nafsu, daya cipta, rasa, dan karsa, sehingga muncul emosi, kemampuan berbudaya, dan menjalin kebersamaan.

''Dan berpegang teguhlah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai-berai dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah orang-orang yang bersaudara.'' (QS Ali Imran: 103).

Persaudaraan ini diibaratkan seperti satu tubuh. Bila salah satu bagian sakit, maka seluruh tubuh juga turut merasakan sakitnya. ''Demi Dzat yang diriku dalam tangan-Nya, kalian tidak masuk surga sampai kalian beriman. Dan kalian tidak beriman sampai kalian saling mencintai. Maukah kalian Kutunjukkan sesuatu yang membuat kalian saling mencintai? Sebarkanlah salam di antara kalian.'' (HR Tirmidzi).

Demikian Rasulullah SAW menunjukkan kepada kita betapa Islam sangat memperhatikan hubungan antara manusia satu dengan lainnya. Ketika kita ingin mencapai surga, syarat yang harus dipenuhi adalah memiliki keimanan. Keimanan akan muncul ketika dalam diri kita ada cinta.

Sementara untuk memiliki cinta, tidak ada cara lain kecuali saling mengenal. Dan, salam merupakan metode awal yang dipilih oleh Islam sebagai mediator proses menuju perkenalan.

Sungguh ajaran ini adalah sesuatu yang humanis, mendasarkan aktivitas pada sisi terdalam kebutuhan batin manusia. Ini karena cinta dan salam melibatkan dimensi emosi yang menjadi kunci pengantar bagi kehangatan sebuah interaksi sosial.

Tampak ada sebuah sinergi yang akan terbangun apabila salam itu diucapkan dari lubuk hati. Dan ketika salam itu mendapat respons, berarti ada sebuah kepercayaan yang mulai muncul dari interaksi tersebut. Pertautan hati pun sudah dimulai.

Sungguh, salam adalah modal yang teramat murah. Untuk melakukannya tanpa harus menguras keringat. Namun, cinta, iman, persaudaraan, dan surga akan kita dapatkan hanya dengan mengamalkan salam. Suatu hal yang sangat sulit didapat dan tidak semua orang mampu memperolehnya, kecuali orang-orang yang beriman.


© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help